Jumat, 15 April 2011

Sarangi Ireokhe : Prolog

Tittle : Sarangi Ireokhe
Main Cast : Kim Heechul, Choi Siwon, Kim Ryeowook, Kim Yesung


Musik khas Italia mengalun lembut di telinga. Drama klasik ‘Romeo & Juliet’ sedang di tampilkan di hadapan mahasiswa jurusan Drama Theather. Seorang laki-laki tengah menonton drama itu dengan serius, sementara gadis di sebelahnya tertidur pulas dengan kepala yang menengadah dan mulut terbuka.
“Aku harus bertemu dengan sutradaranya!” tekad laki-laki itu dalam hati. “Chullie ah, bagaimana menurutmu?” tanyanya pada gadis di sebelahnya itu, namun tak ada jawaban. “Chagi ah..” Laki-laki itu terkejut tatkala ia melihat sang gadis tengah tertidur pulas dengan ‘pose’ yang tidak enak dilihat (mulutnya mangap gitu^^). “Haish!” gerutunya. “Hey, bangun.. bangun!!!” Ucapnya sambil menarik-narik tangan Chullie.
“Hei, aku ngantuk! Ngerti dong!!!” gerutunya  kesal.
“Tadi katanya kau mau pergi denganku nonton ini? Sekarang malah tidur!”
“Siwonnie, dengar ya, aku ke sini tujuannya menemanimu, itu saja! Lagian, siapa juga yang mau menonton drama klasik membosankan ini? Huwaaaaaa......” ucap Chullie sambil menggeliat.
“Sssssssssssssssssssssttttttttttttttttttt...........................” desis beberapa penonton  yang merasa terganggu oleh kelakuan Siwon dan Chulllie.
“Mianhae....” Ucap Siwon sambil menundukkan kepalanya ke arah penonton di sekitarnya.
“Ayo Siwonnie, kita pulang, udah jam 10 nih!” Chullie berdiri.
“Hah, sana kau pergi sendiri,  aku masih mau di sini,” ucap Siwon. Perkataannya membuat gadis itu kembali duduk di kursinya.
Satu jam kemudian, tepatnya sekitar pukul sebelas malam, barulah acara itu selesai. Banyak sekali penonton yang berjubel keluar. Saat hendak menaiki mobil,  Chullie melihat sesosok pria yang menurutnya tampan. Pria itu sedang berjalan bersama seorang wanita cantik tubuh wanita itu kurus dan tidak setinggi Chullie, namun mereka tampak serasi. Chullie menatap mereka.
“Chullie ah, ayo masuk!” panggil Siwon. Chullie tak menanggapi. Matanya tetap memandang ke arah mereka. Siwon menangkap hal itu. “Yah! Chagi ah, kajja!” Panggilnya lagi dengan suara keras.
Dengan mata masih menatap mereka, ia masuk ke dalam mobil. “Aduh, kenapa harus ketemu di sini, sih? Mana diye lagi ma cewek lagi.... Siapa yah tu cewek?” pikir Chullie.
“Siapa yang kau lihat?” tanya  Siwon ketus setelah mobil mereka keluar dari gerbang teater.
“Tidak ada...” Jawab Chullie tak kalah ketusnya.
“Maaf...karena telah membuatmu bosan selama di gedung teater tadi,” Siwon mulai melunak. Meskipun kesal, namun ia berusaha untuk menekan kekesalannya itu. Ia mengerti watak Chullie yang keras dan tak mau kalah.
“Ya, ya...” Ucap Chullie malas.
*Ckiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttttttttttttttttttt* Siwon mendadak mengerem mobil yang mereka tumpangi karena sebuah motor (modelnya Yamaha Ninja gtu... tapi Korea punya) yang menyalib tiba-tiba memotong jalan mereka.
Pengemudi motor itu pun mengerem  dan menyisikannya. Seorang namja menggenakan kaos lengan pendek warna hitam dan yeoja mengenakan celana penjang dan jaket kulit hitam yang tampak kebesaran  turun. Sang  yeoja berdiri di dekat motor dengan masih menggenakan helm warna merah tua, sementara namja yang memboncenganya membuka helm hitamnya dan mengetuk kaca mobil putih di sisi Siwon.
“Mianhae...” Ucap namja itu dengan nada menyesal, sesaat setelah Siwon menurunkan kacanya. Namun kemudian namja itu dan Siwon saling terkejut setelah sama-sama saling menatap. “Hyungnim...?”
“Yesungie... ?” Siown keluar dari mobil, diikuti Chullie yang tak kalah terkejutnya. Siwon lalu menatap yeoja yang berdiri  di samping motor, yang mulai membuka helmnya. “Jam berapa sekarang? Kalian tak sekolah besok?” tanya Siwon sambil melihat Yesung dan yeoja itu bergantian.
“Mi, mianhae, Hyung..” Yesung gugup dan menunduk.
“Hyung tak habis pikir kamu seperti ini! Besok hari sekolah, kenapa kamu dan Wookie berani sekali keluar.  Dan cara mengemudimu itu, Haish! Kau tahu, kan saudara kembarmu itu sakit? Mengapa mengemudi seperti itu? Kalau penyakit jantungnya kambuh bagaimana? Kamu senang?” Marah Siwon pada Yesung.
“Oppa...” gadis bernama Wookie itu menghampiri Siwon dan Yesung. “Jangan salahkan Yesungie. Yesungie hanya mengikuti keinginanku,” Wookie membela Yesung.
“Wookie, masuk ke mobil!” Perintah Siwon.
“Tapi Oppa, Yesungie...”
“Oppa bilang masuk, ya masuk!” Bentak Siwon.
Chullie menghampiri Siwon dan mengelus-elus punggungnya, “Sabar, sabar!” bisiknya.
“Bagaimana bisa sabar, dia hampir mencelakakan dirinya sendiri juga Wookie ah!” Ucap Siwon. “Sekarang, Wookie akan pulang sama kami, yah! Kau pulang sendiri, ga apa, kan?” Siwon mulai mengurangi keketusannya.
Yesung mengangguk tanpa berani menatap Siwon. Sementara Wookie melepaskan jaket kulit yang sejak tadi dipakainya dan memberikan itu pada Yesung. “Pakai jaketmu,  Oppa..” Ucapnya pada Yesung.
“Kau saja yang memakainya.. udara malam ini begitu dingin..”
“Justru itu... Aku kan naik mobil, lagi pula aku memakai kaos lengan panjang dan jaketku ini,” tunjuk Wookie pada cardigan kuning yang ia kenakan.
“Itu tidak cukup hangat. Sudahlah, pakai saja!” Yesung mengaitkan jaketnya di bahu Wookie.
Siwon membuka pintu mobil, mengambil sebuah jaket berwarna coklat dan memberikannya pada Yesung, “Ni, pake jaketku! Naik motor pasti kena banyak angin!” Semarah-marahnya kakak, tetep sayang ma adiknya.
“Ne... Gomawo, Hyung!” Yesung memakai jaket itu lalu helmnya, kemudian ia  berjalan ke arah motorr dan menyalakan mesinnya.
Setelah itu, mereka masuk ke mobil. Chullie berpindah duduk ke jok belakang untuk menemani Wookie.
>>>TBC

Tidak ada komentar:

Posting Komentar