Rabu, 29 Juni 2011

FF: "A Whole New World" (World 1)

Tittle : A Whole New World

Main Cast : Wookie, Kyuhyun.

Soundtrack : You're My Endless Love, Just You, The One I Love, A Whole New World (Peabo & Regina) + You Are So Beautiful & Marry You

PART 1: You’re My Endless Love
Ini tepat setahun, dimana kecelakaan itu berlangsung. Dimana saat Kyuhyun sedang merayakan kelulusannya bersama 3 orang sahabatnya, Leeteuk, Shindong dan Eunhyuk, mobil yang mereka tumpangi, yang dikemudikan oleh Kyuhyun tergelincir dan terguling berkali-kali ke tempat yang lebih rendah di sisi kiri jalan. Di antara semua korban, Kyuhyun lah yang paling parah.

Hari ini juga merupakan hari pertama dimana kekasihnya, Wookie memulai debut pertamanya sebagai artist. Ia ingat betul, betapa menderitanya ia saat mendengar kecelakaan yang dialami Kyuhyun. Namun ia tak bisa tinggal diam, apalagi saat mengetahui keluarganya berencana melepas semua peralatan yang membuatnya tetap bernafas.

Sebagai anak dari keluarga kaya, ia tak biasa bekerja keras. Ia pernah bekerja sebagai pelayan restoran, penjaga toko, sampai cleaning service, namun selalu dipecat karena memcahkan piring, sampai ketiduran saat jam kerja. Minnie, sahabat Wookie dan Kyuhyun, menyarankan agar ia bekerja sesuai dengan kemampuan yang ia miliki. Wookie hanya dapat bernyanyi dan memainkan piano.

Dibantu oleh sahabatnya itu, ia merekam permainan pianonya sambil menyanyikan lagi ‘A Whole New World’, salah satu lagu berbahasa Inggris yang menjadi original soundtrack film Disney, ‘Aladin’ milik Peabo dan Regina, kemudian mengirimkannya ke radio-radio dan perusaan rekaman. Banyak perusahaan rekaman yang tertarik padanya. Akhirnya Wookie menandatangani kontrak dengan salah satu perusahaan rekaman ternama yang yang menjanjikan uang yang banyak.

Tak perlu lama mengikuti training, beberapa bulan setelah itu, tepatnya hari ini, ia memulai debutnya sebagai penyanyi dengan tampil di salah satu acara TV secara live.

Di rumah sakit, Minnie, yang telah berjanji pada Wookie untuk menjaga Kyuhyun selama ia mencari uang memindahkan chanel tv ke acara dimana Wookie menjadi bintang tamu di sana.
“Kyuhyunnie, sekarang Wookiemu sedang mengisi acara di televisi! Aku tahu, walau kau tak sadar, tapi kau dapat merasakannya, kan? Dengarlah suara Wookie melalui hatimu. Hatimu dapat merasakannya, kan? Bagaimana Wookie bekerja keras untukmu, bahkan sampai ia merelakan kuliahnya untukmu. Kau sangat beruntung memilikinya sebagai kekasih. Karena itu, cepatlah sadar,” Ucap Minnie sambil mengelus-elus dahi Kyuhyun.

“Bisa sebutkan judul single pertamamu, Wookie Sshi?” tanya MC.

“Judulnya, ‘You’re My Endless Love’ ” Jawab Wookie sambil tersenyum penuh percaya diri.

“Apakah ini lagu ciptaanmu?” tanya MC lagi.

Wookie mengangguk, “Ini lagu ciptaanku. Aku dedikasikan untuk kekasihku yang saat ini sedang koma,”

“Romantis sekali,” Komentar MC. “Sudah berapa lama ia tak sadarkan diri?”

“Hari ini tepat Setahun,” Jawab Wookie.

“Setahun bukanlah waktu yang sebentar, Wookie Sshi.. Apa yang membuatmu dapat bertahan selama ini?”

“Karena ia adalah orang yang paling berharga bagiku. Dan aku yakin, ia pasti akan sadar,”

“Ini sangat mengharukan sekali!” Seru MC. “Banyak yang mengatakan, orang yang sedang koma dapat mengindera lewat perasaannya. Mungkin saja saat ini ada keluarganya yang sedang memutar acara ini di ruangannya...”

Wookie mengangguk yakin,”Ya, ada... Dia bersama sahabatku sekarang. Sahabatku berjanji akan memasang acara ini untuknya,”

“Benarkah? Kalau begitu, adakah yang ingin kau sampaikan pada kekasihmu itu?” tanya MC.

“Hmm...” Sejenak Wookie menarik nafasnya. Matanya tampak berkaca-kaca saat kamera tepat menyorot wajahnya. “Kyuhyunni ah..” Ucapnya. Ia menarik nafas lagi sebelum mengatakan kalimat berikutnya, “Cepatlah bangun, aku menunggumu,” Ucapnya dengan air mata yang mulai menetes. “Ah, maaf, aku tak bisa menahannya!” Ucapnya setengah tertawa sambil menghapus air mata yang menetes itu menggunakan jarinya.

“Ya, kami memahami itu,” Ucap MC. Kemudian MC itu menatap kamera, dan mengatakan Wookie akan segera tampil setelah comercial film.

Wookie menyanyikan lagu itu sambil memainkan piano. Sangat menyentuh. Penonton terharu mendengarnya, tidak terkecuali Minnie, sahabatnya yang berada di rumah sakit.

Saat Wookie menyanyikannya, Minnie melihat jari tangan Kyuhyun mulai bergerak. Semua jarinya bergerak, seolah iapun turut memainkan piano seperti yang Wookie lakukan.

Minnie terkejut sekaligus merasa senang. Matanya yang sejak tadi menggenang karena terharu dengan perkataan dan nyanyian Wookie akhirnya menetes saat melihat jari sang sahabat yang bergerak-gerak.

Ia tak tahu harus memberi tahu siapa. Tak ada siapa-siapa lagi di ruangan itu. Akhirnya ia menelepon Wookie, namun tak diangkat karena mungkin ia sedang tampil. Lalu ia menelepon orang tua Kyuhyun dan mengatakan bahwa jari Kyuhyun mulai bergerak.

Suara ibu Kyuhyun yang mengangkat telepon terdengar bahagia. Tampaknya mereka akan segera datang. 15 menit kemudian Wookie meneleponnya.

“Minnie, kau lihat penampilanku tadi?” tanyanya.

“Te, tentu saja, Wookie... Wookie... ta...ta..di...” Ucap Minnie gugup.

“Tadi kenapa, Minnie?” Tanya Wookie.

“Kyuhyun....”

“Ya, kenapa? Ada apa dengannya?” Suara Wookie terdengar panik.

“Tadi saat kau memainkan lagu itu, Jari tangan Kyuhyunnie bergerak! Gerakannya seperti permainan pianomu!” Seru Minnie.

“Benarkah?” Wookie bersemangat. Air matanya tak dapat ia tahan lagi saking bahagianya. “Ba, baiklah Minnie, aku akan segera ke sana...!” Wookie segera memasukan barang-barangnya ke dalam tas.

“Wookie ah, ada apa denganmu? Mengapa tampak terburu-buru?” tanya Manajernya.

“Ehm, Kyuhyun, tangannya sudah bergerak. Aku ingin segera melihatnya, Manajer Kim. Tak apa, aku tak ikut merayakan debutku?” Tanya Wookie.

“Ini adalah acaramu, mana mungkin kami rayakan tanpamu?” Ucap Sang Manajer.

“Jadi bagaimana? Aku benar-benar ingin ke tempatnya! Kumohon!” Rengek Wookie.

“Baiklah. Aku akan mengantarmu, yah!”

“Terimakasih, Manajer!” Ucap Wookie.

Mereka segera berjalan menuju tempat parkir, dan masuk ke dalam sebuah mobil atap terbuka berwarna silver.

Sepanjang perjalanan wajah Wookie selalu tersenyum. Ia tak sabar ingin melihat kekasihnya. Meskipun ia belum sadar, bahkan mungkin saat Wookie tiba, jarinya sudah tidak bergerak lagi. Tapi hal ini menjadi tanda bagi Wookie yang berarti penantiannya tidak akan lama lagi. Kalau jari tangannya bergerak seperti yang Minnie katakan tadi, mungkin tak lama, ia akan sadar.

Di sebelahnya, Sang Manajer hanya menatap Sang artis dengan pandangan seperti turut bahagia karenanya.

Beberapa menit kemudian mereka tiba di rumah sakit. Minnie masih di sana. Ada kedua orang tua Kyuhyun juga. Namun ekspresi mereka tampak biasa, tidak begitu terpancar kebahagiaannya.

“Wookie..!” Sambut Minnie.

“Bagaimana, Minnie ah? Apa yang dokter katakan tentang Kyuhyunku?” tanya Wookie.

“Dokter bilang keadaannya sama seperti sebelumnya, belum ada perubahan yang signifikan” Ucap Minnie sambil menunduk.

“Apa? Bukankah tadi jarinya sudah bergerak?” Tanya Wookie.

“Dokter bilang, orang yang koma sangat parah pun dapat menggerakan jarinya. Dari hasil pemeriksaan sinar X, paru-parunya masih berwarna putih!”

“Ya Tuhan...!” Wookie tak dapat menahan air matanya. “Minnie ah, pulanglah... aku akan menemaninya,” Ucap Wookie.

“Biarkan aku menemanimu, Wookie..” Ucap Minnie.

“Tak apa.. aku sedang ingin berdua dengannya,” Ucap Wookie. “Paman, Bibi, Manajer Kim, kalian juga boleh pulang,” Ucap Wookie.

Mereka semua menurut dan membiarkan Wookie bersama dengan Kyuhyun.

“Kyuhyunnie ah.... kumohon, cepatlah sadar...!” Mohon Wookie si sela-sela tangisnya, setelah semua orang pergi. “Semuanya kulakukan untukmu. Hanya kau yang aku pikirkan! Kumohon, sadarlah..!” Wookie menggenggam tangan Kyuhyun dan meletakan kepalanya di sebelah tangan laki-laki itu. Tak berapa lama, ia tertidur dengan bekas-bekas air mata yang masih basah di pipinya.

*TBC*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar